
1. Keterangan “Parity Check Error” sering mucul secara tiba-tiba
Penyebabnya :
ü Salah satu RAM yang terpasang pada main board rusak atau tidak tepat
pemasangannya
ü Ada kemungkinan terserang virus Party Boot dalam hardisk
Penanganannya :
ü Gantilah RAM anda, cobalah kembali bila masih trouble periksa floppy
SCSI controller/ card-card yang lain
2. Komputer terkunci dengan password dan anda lupa passwordnya
Penanganannya :
ü Lepaskan baterai pada motherboard kemudian hidupkan kembali
ü Setelah computer menyala hubungkaan (-) dan (+) baterai dengan
menggunakan logam
ü Apabila masih belum berhasil, lepaskan baterai selama 24 jam sehingga
cadangan baterai pada motherboard akan habis
3. Pada saat menyalakan startup pertama kali, computer membutuhkan waktu
yang lama untuk startup
Penyebabnya :
ü Karena computer pertama kali bekerja akan mendeteksi besarnya RAM dan
hardisk serta akan mendeteksi disk drive yang digunakan
Solusi :
ü Set Quick Power and Self Test pada BIOS menjadienable, serta boot
priority arahkan pada hardisk
4. Komputer berjalan lambat saat dinyalakan
Penyebabnya :
ü Pada masalah yang terjadi salah satunya adalah diakibatkan oleh crash
yang besar sehingga akan mengubah setting C-MOS RAM yang terdapat pada setup.
Solusi :
ü Ubah settinganBIOS menjadi default
ü Cek setting memory yang berada pada menu features setup. Ubahlah
internal kode memory atau CPU level 1 cache menjadi enable dan external cache
memory atau CPU level 2 cache menjadi cache
5. RAM yang terdeteksi lebih sedikit daripada yang sebelumnya pada saat
pendeteksian Power On Self Test
Penyebabnya :
ü Pemasangan RAM tidak tepat dan tidak benar
ü Karena soket RAM terdapatg karat sehingga daya kontak dengan slot RAM
mengalami hambatan
ü Jenis RAM tidak sama dengan type PC nya
ü Pada beberapa motherboard dengan system BANK membutuhkan memory dengan kapasitas yang sama antar slot
Solusi :
ü Periksa dan pasang kembali dengan benar
ü Bila terjadi karat bersihkan soket RAM tersebut dari karat
ü Periksa jenis RAM
ü Untuk motherboard yang tipenya menginginkan jumlah RAM yang sama antar
slot, belilah RAM yang kapasitasnya sama
6. CD-ROM tidak dapat terbuka, padahal di dalam CD-ROM terdapat CD
Solusi :
ü Ambillah sebuah kawat dengan panjang kurang lebih 50mm (anda dapat
menggunakan klip) lalu masukkan kawat tersebut ke dalam lubang CD-ROM dan tekan
CD-ROM tersebut terbuka
7. Dalam Hardisk sering timbul Lost Cluster
Penyebabnya :
Penyebabnya :
ü Lost Cluster sering terjadi karena computer idak di matikan melalui
shutdown, terjadi crash padaOS dan mati listrik pada saat computer menyala,
sehingga FET (File Asosiation Table) yang terdapat pada hardisk mengalami
gangguan dalam pengaturannya
Solusi :
ü Gunakan program Scandisk dan Norton Disk Doctor yang terdapat pada
Norton Utilities untuk melacak masalah tersebut dalam memperbaikinya
8. Saat memformat hardisk tidak sampai 100% (selalu berhenti di tengah
jalan) dan timbul format terminated
Penyebabnya :
Penyebabnya :
Solusi :
ü Jika kerusakan sedikit masih dapat dei format dengan cara biasa, tetapi
jika kerusakan sudah besar maka harus menggunakan Low Level Format
ü Gunakan partition magic untuk mengubah partisi dan sekaligus
memformatnya kembali
9. Harddisk computer penuh
Penyebab :
ü Banyaknya file program yang diinstall dan data yang disimpan pada
hardisk
ü Banyaknya file yang tidak berguna misalnya file temporary
Solusi :
ü Tambahkan harddisk
ü Hapus file yang tidak berguna misalnya file temporary
10. Hardisk tidak dapat terdeeksi oleh BIOS
Penyebab :
ü Kabel power suplay dan kabel data hardisk tidak tertancap dengan benar
ü Hardisk rusak karena umur hardisk telah lama / jatuh dari tempat tinggi
ü CPU sering dipindah
Solusi :
ü Periksa kabel power supply dan kabel data hardisk
ü Apabila hardisk rusak bawalah ke service center hardisk / beli yang baru
11. Komputer tidak mau hidup
Solusi :
ü Pastikan anda menekan tombol power dengan benar, apabila tetap tidak mau
menyala, lakukan langkah-langkah berikut :
·
Periksa koneksi kabel
·
Jika computer menggunakan
stabilizer, periksa stabilizer apakah bekerja dengan baik saat dihidupkan
·
Pastikan outlet listrik masih
dalam keadaan baik
·
Kemungkinan masalahnya terletak
pada kabel power
·
Apabila masih tidak mau hidup,
kemungkinan ada masalah pada power supply/motherboard
12. Komputer selalu masuk safemode
saat booting
Solusi :
ü Restart windows & paksakan untuk menggunakan normal mode, jika
terjadi kesalahan system biasanya windows mengeluarkan pernyataan error
·
Kerusakan harddisk
13. Komputer selalu hang
Penyebab :
ü Komputer hang karena software
ü Hardware yang crash
Solusi :
ü Restart komputer
14. Komputer sering crash
Solusi :
ü Matikan komputer, putuskan aliran listrik, buka casing
ü Cek semua penghubung kabel-kabel motherboard. Cek posisi kartu
ü Longgarkan sekrup- sekrup pada bagian belakang casing
ü Cek cooling fan, karena biasanya komputer mengalami crash disebabkan
karena suhu yang terlalu panas
ü Lakukan pengecekan pada RAM & Processor
15. CD-ROM tidak bisa membaca CD
Solusi :
ü Bersihkan mata optic laser dengan Lens Cleaner.
ü Kemungkinan mata optic sudah mulai lemah sehingga kurang bereaksi ketika
membaca CD
ü Coba atur besar potensiometer di CD-ROM karena setelah penggunaan
beberapa lama seringkali arus daya yang diperlukan untuk membaca CD menjadi
kurang sehingga perlu Kalibrasi.
ü Kemungkinan kabel Audio dari CD-ROM ke kartu suara tidak terpasang
16. Windows tidak mau start
Jika kita
membuka Windows, tiba-tiba muncul pesan error “Windows could not start because
the following file is missing or corrupt :
\Windows\system32\drivers\Isapnp.sys”
Solusi :
ü Pesan tersebut menunjukan bahwa file tersebut hilang/rusak
ü Folder c:\Windows\system32\DRIVER\sys ialah folder paling penting di
keseluruhan di harddisk
ü Jika salah satu file difolder ini rusak,WIN XP akan melaporkan Error
serius dan anda tidak dapat menjalankan system sampai anda memulihkan fungsi
driver peranti(alat) tersebut dengan langkah-langkah :
·
Buka recovery console jika
ISAPNP.sys masih ada di folder C:\Windows\system32\DRIVER kemungkinan besar
driver terkorupsi
·
Gantilah nama yg ada, kemudian
salin ke versi barunya dari CD Installasi WIN XP. Apabila file itu hilang
yg harus anda lakukan adalah menyalin file serupa dari CD Win XP ke
C:\Windows\system32\DRIVER dengan Perintah Expand (cd driver letter :
I386\ISAPNP.sy-C:\Windows\system32\driver\ISAPNP.sys). Pesan seperti diatas
juga sering muncul jika kita memasang kartu yang tidak sesuai dengan
Motherboard, sehingga dapat saja Bluescreen tampil. Anda harus
menginstall kartu tersebut dalam Safemode
17. Windows gagal shut down
Solusi :
ü Gagal shut down pada umumnya terjadi registry fast shut down dalam
kondisi aktif
ü Cobalah menonaktifkan dengan langkah sbb :
·
Restart Kmputer dengan menekan
Ctrl+Alt+Del / tekan tombol reset pada CPU anda
·
Setelah kembali ke windows, kklik
Start lalu pilih Run
·
Pada kolom Run, ketik Msconfig
lalu klik Ok pada jendela tersebut
·
Setelah anda mengklik Ok, jendela
dialog System Configuration Untilities akan berubah
·
Pada Tab General klik Advanced
·
Setelah itu akan muncul jendela
dialog Advanced Troubleshooting
·
Tutup semua aplikasi &
cobalah matikan PC anda dengan menu Start|Shut Down
18. Windows Protecting Error
Setiap
kali PC akan digunakan, setiap kalinya pula Windows berada pada kondisi Safe
Mode. Layar monitor menampilkan pesan kesalahan yg bertuliskan “Windows
Protecting Error. You must restart your Computer”. Setelah muncul pesan itu,
maka seketika pula PC hang&tidak dapat dioperasikan
Solusi :
ü J Pesan tersebut menandakan sebagian Hardware yang tidak berfungsi
dengan baiK. Cobalah lepas satu persatu Hardware pada CPU, untuk mengetahui komponen
yang rusak. Langkah paling mudah yaitu dengan menginstall ulang Windows anda.
Jika masih tetap muncul pesan kesalahan, berarti komponen pada PC andalah yg
rusak.
0 komentar:
Posting Komentar