Kamis, 24 September 2015

Posted by Unknown | File under :




Setelah sekian lama menjalani aktivitas mengotak-atik komputer, berdasarkan pengalaman, akhirnya saya dapat menemukan beberapa permasalahan yang umum terjadi pada komputer. Permasalahan-permasalahan ini menyangkut hardware komputer. Berikut ini adalah beberapa permasalahan umum yang terjadi pada komputer beserta solusi-solusi untuk mengtasinya.

1. Masalah Pada Power Supply 
Gejala : Jika setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala . Apa yang harus kita lakukan?
Solusi : Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.

2. Masalah Pada Mother Board 
Gejala : Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker. Apa yang harus kita lakukan?
Solusi : Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan
Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar. Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS.

3. Masalah Jika Pada Harddisk tidak Terbaca . 
Gejala: Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan "harddisk error, harddisk Failur . Apakah solusinya ?
Solusi : Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.

4. Masalah Jika Pada Harddisk Muncul Pesan “Operating system not found”. 
Gejala : Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan "Operating system not found".
Solusi : Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas.

5. Masalah Jika Pada Harddisk Bad
SECTOR.
Gejala : Jika harddisk bad
SECTOR?
Solusi : Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad
SECTOR diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software.....Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector....pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Akt.

6. Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW Tidak terdeteksi di windows 
Gejala : Jika pada CD/ DVD/ ROM/ RW Tidak terdeteksi di windows ?
Solusi : Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya. Atau dalam kasus lain, bisa juga terjadi karena salah pen-jumper-an

7. Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW yang tidak bisa keluar masuk CD
Gejala : Jika pada CD/ DVD/ ROM / RW Tidak bisa keluar masuk CD.Apa Solusinya ?
Solusi : Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor. Cobalah bawa keahlinya .


8. Masalah pada CD/ DVD / ROM/ RW Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD). 
Gejala : Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
Solusi : Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.

9. Masalah pada CD/ DVD / ROM/ RW Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk).
Gejala : Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Solusi : Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud

10. Masalah BIOS
Gejala : Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
Solusi : Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

11. CPU mengeluarkan suara Beep .
Gejala : CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
Solusi : Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.

12. Batrey CMOS Rusak / Lemah 
Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi : Segera Ganti Batrey nya.


13. CPU sering Hang.
Gejala : CPU yang sering Hang?
Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil.....sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal,

14. Komputer sering tampil blue screen. 
Gejala : Tampilan biru pada komputer dengan pesan error
Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.

15. Komputer bejalan lambat. 
Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnyatidak begitu lambat.
Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.

16. Keyboard error or no keyboard present 
Gejala : Muncul pesan pada monitor Keyboard error or no keyboard present .
Solusi : Itu menandakan konektor keyboard belum terhubung pada mainboard. Hubungkan keyboard pada konektor yang sesuai pada mainboard.

17. BIOS ROM checksum error – System halted. 
Gejala : Muncul pesan pada monitor BIOS ROM checksum error – System halted.
Solusi : Ini menandakan terjadi masalah/kerusakan pada BIOS. Ganti baterai CMOS dengan yang baru lalu reset CMOS dengan cara menghubungkan jumper reset CMOS pada mainboard selama beberapa detik saat PC masih dalam kondisi hidup, atau update BIOS dengan versi yang lebih baru.

18. Memory test fail 
Gejala : Muncul pesan pada monitor Memory test fail.
Solusi : menandakan terjadi masalah / kerusakan pada chip RAM.ganti keping RAM dengan yang baru.


19. Lampu power tidak menyala tetapi kipas power supply tidak bekerja 
Masalah : Kecurigaan pertama tentu harus dialamatkan pada sumber listrik itu sendiri. Kadangkala, listrik yang bervoltase terlalu rendah juga membuat PC diam seribu bahasa ketika diberikan daya padanya.
Solusi : Pastikan bahwa tersedia suplai listrik dan jala-jala listrik. Gunakan multimeter atau test pen untuk menguji ketersediaan suplai listrik di tempat colokan. Sementara, tegangan yang terlampau rendah hanya bias diatasi dengan memasang UPS atau stabilizer. Bila listrik normal, periksa seluruh jalur kabel yang menghubungkan power supply pada PC ke jala listrik. Untuk amannya, bila PC Anda ada di rumah, nyalakan computer pada waktu siang hari ketika voltase jaringan listrik belum berada pada puncak. Beban puncak listrik menyebabkan voltase turun, dan ini biasanya terjadi pada waktu sore atau malam hari. Untuk memeriksa power supply lewat cara praktis, Anda bias menghubungpendekkan jalur kabel pada power supply lewat lubang di ujung kabel menggunakan kawat pendek. Atau, Anda juga bias menggunakan multimeter.

20. Lampu power tidak menyala, kipas pendingin power supply berputar tetapi system tidak mau hidup 

Masalah : Ada dua kemungkinan penyebabnya. Pertama suplai tegangan listrik dari rumah Anda terlampau rendah, atau kemungkinan kedua, terjadi kerusakan pada
Output power supply yang ada di CPU Anda .
Solusi : Pastikan terlebih dahulu bahwa suplai tegangan cukup. Tegangan yang terlalu kecil akan membuat power supply tidak dapat berfungsi normal. Gunakan voltmeter untuk mengukur tegangan
Output yang keluar dari power supply. Biasanya, tegangan output dari kabel power supply berukuran +5 volt. Bila sinyal voltase tidak terdeteksi atau terlampau lemah, kemungkinan kerusakan ada pada power supply. Ganti power supply di CPU Anda.

21. Sistem bekerja normal, tetapi Windows selalu masuk pada setting Safe Mode 
Masalah : Terjadi konflik driver, IRQ, atau resources lainnya pada PC. Kemungkinan masalah yang lain, ada aplikasi software yang saling bertubrukan.
Solusi : Lepaskan semua card tambahan yang tidak digunakan kecuali menyalakan system PC. Buang semua driver yang tidak diperlukan, lalu setelah semua driver dibuang dibersihkan, restart PC Anda. Curigai aplikasi software-nya bila semua cara sudah Anda tempuh tetapi masalah tetap muncul.

22. Setelah POST berlangsung, system menginformasikan adanya error pada hardware
Masalah : Kabep CPU fan terpasang pada tempat yang salah. Meskipun CPU fan menunjukkan tanda berputar, beberapa motherboard mesyaratkan kabel CPU fan terpasang pada tempat yang benar. Pada motherboard, terdapat beberapa tempat untuk memberi daya listrik pada CPU fan yang bentuknya sama. Tetapi bila kita amati lebih teliti pada board, ada tulisan yang menandakan, bahwa colokan tersebut berlabel CPU fan atau Power fan. Kabel CPU fan harus terhubung ke colokan CPU fan, bukan Power fan.
Solusi : Periksa buku manual dan amati tulisan pada motherboard. Pastikan bahwa kabel tercolok dengan benar pada CPU fan dan bukan pada Power fan.

23. Setelah POST berjalan, keyboard atau mouse tidak terdeteksi dan system berhenti berproses 
Masalah : Kemungkinan, keyboard atau mouse tidak terpasang dengan benar. Bila keyboard tidak terpasang dengan benar atau keyboard mengalami kerusakan, setelah POST berlangsung, biasanya di layar monitor akan muncul peringatan “No keyboard present” lalu system menjadi hang atau berhenti. Bila mouse tidak terdeteksi, system akan masuk ke Windows, tetapi sebelumnya akan muncul peringatan berupa kotak dialog bahwa tidak ada mouse pada system Anda.
Solusi : Periksa kabel keyboard yang menancap pada bagian I/O di belakang casing. Periksa apakah kaki-kaki pada kabel masih lengkap atau ada yang patah. Bila memungkinkan, periksa keyboard menggunakan PC lainnya yang berfungsi normal. Lakukan prosedur yang sama untuk memeriksa mouse. Bila mouse atau keyboard tidak mengalami kerusakan, kemungkinan yang lain adalah salah satu atau kedua controller pada keyboard dan mose mengalami kerusakan. Bila kerusakan ini yang terjadi, mau tidak mau Anda harus mengakalinya, misalnya dengan menggunakan keyboard atau mouse bertipe USB.

Posted by Unknown | File under :


1.      Keterangan “Parity Check Error” sering mucul secara tiba-tiba
Penyebabnya :
ü  Salah satu RAM yang terpasang pada main board rusak atau tidak tepat pemasangannya
ü  Ada kemungkinan terserang virus Party Boot dalam hardisk
Penanganannya :
ü  Gantilah RAM anda, cobalah kembali bila masih trouble periksa floppy SCSI controller/ card-card yang lain
ü  Aktifkan Antivirus pada BIOS bila ada

2.      Komputer terkunci dengan password dan anda lupa passwordnya
Penanganannya :
ü  Lepaskan baterai pada motherboard kemudian hidupkan kembali
ü  Setelah computer menyala hubungkaan (-) dan (+) baterai dengan menggunakan logam
ü  Apabila masih belum berhasil, lepaskan baterai selama 24 jam sehingga cadangan baterai pada motherboard akan habis

3.      Pada saat menyalakan startup pertama kali, computer membutuhkan waktu yang lama untuk startup
Penyebabnya :
ü  Karena computer pertama kali bekerja akan mendeteksi besarnya RAM dan hardisk serta akan mendeteksi disk drive yang digunakan
Solusi :
ü  Set Quick Power and Self Test pada BIOS menjadienable, serta boot priority arahkan pada hardisk

4.      Komputer berjalan lambat saat dinyalakan
Penyebabnya :
ü  Pada masalah yang terjadi salah satunya adalah diakibatkan oleh crash yang besar sehingga akan mengubah setting C-MOS RAM yang terdapat pada setup.
Solusi :
ü  Ubah settinganBIOS menjadi default
ü  Cek setting memory yang berada pada menu features setup. Ubahlah internal kode memory atau CPU level 1 cache menjadi enable dan external cache memory atau CPU level 2 cache menjadi cache
  
5.      RAM yang terdeteksi lebih sedikit daripada yang sebelumnya pada saat pendeteksian Power On Self Test
Penyebabnya :
ü  Pemasangan RAM tidak tepat dan tidak benar
ü  Karena soket RAM terdapatg karat sehingga daya kontak dengan slot RAM mengalami hambatan
ü  Jenis RAM tidak sama dengan type PC nya
ü  Pada beberapa motherboard dengan system BANK membutuhkan memory dengan kapasitas yang sama antar slot
Solusi :
ü  Periksa dan pasang kembali dengan benar
ü  Bila terjadi karat bersihkan soket RAM tersebut dari karat
ü  Periksa jenis RAM
ü  Untuk motherboard yang tipenya menginginkan jumlah RAM yang sama antar slot, belilah RAM yang kapasitasnya sama

6.      CD-ROM tidak dapat terbuka, padahal di dalam CD-ROM terdapat CD
Solusi :
ü  Ambillah sebuah kawat dengan panjang kurang lebih 50mm (anda dapat menggunakan klip) lalu masukkan kawat tersebut ke dalam lubang CD-ROM dan tekan CD-ROM tersebut terbuka

7.      Dalam Hardisk sering timbul Lost Cluster
Penyebabnya :
ü  Lost Cluster sering terjadi karena computer idak di matikan melalui shutdown, terjadi crash padaOS dan mati listrik pada saat computer menyala, sehingga FET (File Asosiation Table) yang terdapat pada hardisk mengalami gangguan dalam pengaturannya
Solusi :
ü  Gunakan program Scandisk dan Norton Disk Doctor yang terdapat pada Norton Utilities untuk melacak masalah tersebut dalam memperbaikinya

8.      Saat memformat hardisk tidak sampai 100% (selalu berhenti di tengah jalan) dan timbul format terminated
Penyebabnya :
ü  Hardisk tidak dapat di format jika terdapat kerusakan pada sectornya (bad SECTOR)
Solusi :
ü  Jika kerusakan sedikit masih dapat dei format dengan cara biasa, tetapi jika kerusakan sudah besar maka harus menggunakan Low Level Format
ü  Gunakan partition magic untuk mengubah partisi dan sekaligus memformatnya kembali

9.      Harddisk computer penuh
Penyebab :
ü  Banyaknya file program yang diinstall dan data yang disimpan pada hardisk
ü  Banyaknya file yang tidak berguna misalnya file temporary
Solusi :
ü  Tambahkan harddisk
ü  Hapus file yang tidak berguna misalnya file temporary

10.  Hardisk tidak dapat terdeeksi oleh BIOS
Penyebab :
ü  Kabel power suplay dan kabel data hardisk tidak tertancap dengan benar
ü  Hardisk rusak karena umur hardisk telah lama / jatuh dari tempat tinggi
ü  CPU sering dipindah
Solusi :
ü  Periksa kabel power supply dan kabel data hardisk
ü  Apabila hardisk rusak bawalah ke service center hardisk / beli yang baru

11.  Komputer tidak mau hidup
Solusi :
ü  Pastikan anda menekan tombol power dengan benar, apabila tetap tidak mau menyala, lakukan langkah-langkah berikut :
·         Periksa koneksi kabel
·         Jika computer menggunakan stabilizer, periksa stabilizer apakah bekerja dengan baik saat dihidupkan
·         Pastikan outlet listrik masih dalam keadaan baik
·         Kemungkinan masalahnya terletak pada kabel power
·         Apabila masih tidak mau hidup, kemungkinan ada masalah pada power supply/motherboard
  
12.  Komputer selalu masuk safemode saat booting
Solusi :
ü  Restart windows & paksakan untuk menggunakan normal mode, jika terjadi kesalahan system biasanya windows mengeluarkan pernyataan error
·         Kerusakan harddisk
·         Jika perlu,INSTALL ULANG WINDOWS

13.  Komputer selalu hang
Penyebab :
ü  Komputer hang karena software
ü  Hardware yang crash
Solusi :
ü  Masuk ke menu TASK MANAGER dan “End Task” program yg not responding
ü  Restart komputer
14.  Komputer sering crash
Solusi :
ü  Matikan komputer, putuskan aliran listrik, buka casing
ü  Cek semua penghubung kabel-kabel motherboard. Cek posisi kartu
ü  Longgarkan sekrup- sekrup pada bagian belakang casing
ü  Cek cooling fan, karena biasanya komputer mengalami crash disebabkan karena suhu yang terlalu panas
ü  Lakukan pengecekan pada RAM & Processor

15.   CD-ROM tidak bisa membaca CD
Solusi :
ü  Bersihkan mata optic laser dengan Lens Cleaner.
ü  Kemungkinan mata optic sudah mulai lemah sehingga kurang bereaksi ketika membaca CD
ü  Coba atur besar potensiometer di CD-ROM karena setelah penggunaan beberapa lama seringkali arus daya yang diperlukan untuk membaca CD menjadi kurang sehingga perlu Kalibrasi.
ü  Kemungkinan kabel Audio dari CD-ROM ke kartu suara tidak terpasang

16.  Windows tidak mau start
Jika kita membuka Windows, tiba-tiba muncul pesan error “Windows could not start because the following file is missing or corrupt : \Windows\system32\drivers\Isapnp.sys”
Solusi :
ü  File ISAPNP.sys driver yang diperlukan windows khususnya WIN XP agar berfungsi dengan benar.
ü  Pesan tersebut menunjukan bahwa file tersebut hilang/rusak
ü  Folder c:\Windows\system32\DRIVER\sys ialah folder paling penting di keseluruhan di harddisk
ü  Jika salah satu file difolder ini rusak,WIN XP akan melaporkan Error serius dan anda tidak dapat menjalankan system sampai anda memulihkan fungsi driver peranti(alat) tersebut dengan langkah-langkah :
·         Buka recovery console jika ISAPNP.sys masih ada di folder C:\Windows\system32\DRIVER kemungkinan besar driver terkorupsi
·         Gantilah nama yg ada, kemudian salin ke versi barunya dari CD Installasi WIN XP. Apabila file itu hilang yg harus anda lakukan adalah menyalin file serupa dari CD Win XP ke C:\Windows\system32\DRIVER dengan Perintah Expand (cd driver letter : I386\ISAPNP.sy-C:\Windows\system32\driver\ISAPNP.sys). Pesan seperti diatas juga sering muncul jika kita memasang kartu yang tidak sesuai dengan Motherboard, sehingga dapat saja Bluescreen tampil. Anda harus menginstall kartu tersebut dalam Safemode

17.  Windows gagal shut down
Solusi :
ü  Gagal shut down pada umumnya terjadi registry fast shut down dalam kondisi aktif
ü  Cobalah menonaktifkan dengan langkah sbb :
·         Restart Kmputer dengan menekan Ctrl+Alt+Del / tekan tombol reset pada CPU anda
·         Setelah kembali ke windows, kklik Start lalu pilih Run
·         Pada kolom Run, ketik Msconfig lalu klik Ok pada jendela tersebut
·         Setelah anda mengklik Ok, jendela dialog System Configuration Untilities akan berubah
·         Pada Tab General klik Advanced
·         Setelah itu akan muncul jendela dialog Advanced Troubleshooting
·         Tutup semua aplikasi & cobalah matikan PC anda dengan menu Start|Shut Down

18.  Windows Protecting Error
Setiap kali PC akan digunakan, setiap kalinya pula Windows berada pada kondisi Safe Mode. Layar monitor menampilkan pesan kesalahan yg bertuliskan “Windows Protecting Error. You must restart your Computer”. Setelah muncul pesan itu, maka seketika pula PC hang&tidak dapat dioperasikan
Solusi :
ü  J Pesan tersebut menandakan sebagian Hardware yang tidak berfungsi dengan baiK. Cobalah lepas satu persatu Hardware pada CPU, untuk mengetahui komponen yang rusak. Langkah paling mudah yaitu dengan menginstall ulang Windows anda. Jika masih tetap muncul pesan kesalahan, berarti komponen pada PC andalah yg rusak.

  


Posted by Unknown | File under :
Sebagian pengguna komputer baik itu PC atau Laptop pernah mengalami perangkat mereka bermasalah, baik masalah atau kerusakan tersebut disebabkan oleh kesengajaan atau ketidak sengajaan, berikut ini saya akan merangkum beberapa macam kerusakan yang sering terjadi pada PC dan solusinya. Dengan saya menulis artikel ini semoga dapat membantu anda mengatasi masalah - masalah yang sering anda temui pada perangkat Komputer anda.



Dari pengalaman yang saya peroleh ada 24 macam kerusakan komputer yang sering kita alami antara lain sebagai berikut :

1. komputer tidak bekerja sama sekalai atau komputer tidak mau hidup. 

Menurut saya kejadian tersebut biasanya disebabkan oleh banyak faktor, dan kemungkinan kerusakan tersebut bisa anda diaknosis dengan cara mencek and ricek :
  • Koneksi kabel yang terhubung dari power outletnya ke tombol power pada PC 
  • Funsi dari Stabilizer apakah komponent ini berfungsi dengan baik atau tdak dalam hal ini jika memakai stabilizer
  • Kabel power yang terdapat pada CPU 

Apabila permasalahan diatas belum juga terselesaikan kemungkinan besar kerusakan terjadi pada komponent Powes Supply atau bisa juga Mainboard.


2. Perangkat Komputer anda hidup akan tetapi komputer tidak mau melakukan proses Booting 

Biasanya permasalahan ini bisa didiagnosis dengan cara mengenalai bunyi beeb yang dikeluarkan oleh komputer, berikut tanda atau kode beeb dan diagnosis kerusakannya, 
  • Tanda Beep 1 kali, itu tanda bahwasanya kondisi dari perangkat komputer baik,
  • Tanda Beep 1 kali panjang, biasanya terdapat permasalahan pada komponent memory 
  • Tanda Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek, biasanya terjadi kerusakan pada komponent VGA Card
  • Tanda Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek, biasanya terjadi kerusakan pada DRAM parity.
  • Beep terus menerus, ini merupakan tanda kerusakan pada modul memory atau bisa juga pada memory video
Selain dengan kode diatas anda bisa menggunakan software dianosa misalnya sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll.

3. Komputer bisa melakukan proses Booting akan tetapi selalu mengalami proses boot “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8) 

Permasalahan ini bisa kita atasi dengan merestart kembali komputer kita, apabila masih belum menyelesaikan permasalahan install ulang Sistem Operasi, dan apabila masih belum bisa terselesaikan juga biasanya terjadi kerusakan pada Hard Disk, anda bisa mengecek kondisi hardisk dengan menggunakan sofwate scan disk


Biasanya ini terjadi karena disebabkan crash pada software, untuk mengatasinya anda 
Anda bisa tekan ctrl + alt + del kemudian pilih program yang mengalami crash tadi biasanya ada keterangan "Not Responding" kemidian anda klik End task pada program tersebut atau bisa juga dengan merstart Komputer. selain itu permasalahan juga bisa disebabkan adanya penambahan yang mengakibatkan terjadinya konflik, biasanya konflik antar hardware sering ditemui apabila Anda memakai sistem operasi windows, anda juga bisa melakukan install ulang sistem operasi windows anda, akan tetapi yang perlu anda perlu ingat sebelum anda menreinstall sistem operasi windows anda, jangan lupa untuk melepaskan hardware baru anda, setelah anda instal anda bisa memasang kembali hardware tadi dan melakukan scant hardware dengan fasilitas “add new“ hardware yang biasanya terdapat pada menu control panel.

5. Komputer tidak mau mengenali perangkat Keyboard 

Untuk mengatasi permasalahan ini anda bisa mencek apakah keyboard yang anda ada pasang sudah terpasang dengan benar ?,  apabila anda sudah memasang dengan benar tetapi masih juga komputer tidak mendeteksi perangkat keyboard anda kemungkinan permasalahannya pada keyboard anda anda bisa mencoba untuk mengganti keyboard dengan yang lain. dan apabila masih belum bisa ada kemungkinan terjadi kerusakan pada port komputer anda, anda bisa mengganti menggunakan port USB apabila port PS2 anda tidak dapat bekerja dan sebaliknya, tetapi kalau masalah masih belum terselesaikan juga anda bisa mengganti atau mengistall ulang Sistem Operasi Komputer Anda.

6. Komputer tidak dapat mengenali Mouse

Permasalahan ini hampir sama dengan permasalahan pada point 5, anda bisa menerapkan langkah - langkah pada point 5.

7. Terjadi permasalahan pada Mouse Pointer, ( Pointer selalu meloncat - loncat )

Hal ini biasanya terjadi dikarenakan Mouse yang anda pakai kotor, bersihkan mouse anda, atau apabila anda menggunakan mouse optik biasanya hal ini disebabkan oleh alas mouse yang tidak rata, goyang, atau bisa juga alas yang anda gunakan permukaannya mengkilap.

8. Sering terjadi Crash pada perangkat Komputer Anda

Permasalahan ini biasanya disebabkan oleh banyak faktor, anda bisa mengecek semua posisi harware, kabel,serta tegangan pada casing, kemudian anda bisa juga mengecek suhu pada CPU dan juga cek Ram, VGA dan juga Processor.

9. Produsen MetherBoard tidak dikenal 

Permasalah bisa anda atasi dengan membuka casing, kemudian anda cek CPU anda biasanya pada sebuah Maintboard terdapat sebuah label Produsen serta spesifikasi dan tipe dari Mainboardnya, selain itu anda juga bisa melihat pada manual book yang disertakan pada waktu anda baru membeli perangkat tersebut, perlu diingat juga pada waktu anda membeli perangkat jangan lupa untuk meminta manual book pada toko tempat anda membeli perangkat tersebut. selain itu anda bisa mencari data mengenai perangkat komputer Anda melalui internet, kemudian anda cocokan dengan ID yang biasanya terdapat pada stiker Maintboard  Anda. anda juga bisa mengunjungi situs www.fcc.gov/oet/fccid, untuk mencari daftar nomor ID yang biasa dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat - perangkat elektonik di Amerika, anda bisa juga menggunakan software diagnosis seperti sandra99 dll.

10. Password BIOS Lupa 

Permasalahan ini juga sering dialami oleh sebagian besar orang, untuk mengatasi permasalahan tersebut anda bisa mencabut battray cmos pada CPU anda, selain itu anda juga bisa mencobamenebak beberapa password default untuk produsen - produsen bios saya ambil contoh untuk  AMI dan AWARD (contoh : AMI_SW, AMI, A.M.I, ALLY, 589589 dll).

11. Settingan tanggal dan Jam pada BIOS Berubah-Rubah 

Kerusakan ini biasanya disebabkan olej battery CMOS yang sudah mati, Anda dapat mengganti battray CMOS dengan menggunakan battray yang baru.

12. Menambahkan perangkat baru pada Komputer

Apabila anda menambahkan Hardware Baru, biasanya komputer akan mescant harware tersebut dan apabila sistem operasi sudah support dengan hardware tersebut biasanya anda akan langsung dapat menggunakan Hardware tersebut, akan tetapi apabila hardware tersebut tidak dikenali, kemungkinan besar bios anda sudah lama, sehingga tidak dapat mengenali hardware terbaru, anda bisa mengatasinya dengan cara mengupdate BIOS anda. dengan mendownload di internet disini saya merekomendasikan Anda untuk mengunjungi situs www.windrivers.com

13. Cara Melacak Kerusakan yang terjadi pada Card Maintboard

Untuk dapat melacak Card anda bisa melakukannya dengan mencabut kemudian menancapkan kembali ke beberapa card yang terdapat pada Maintboard anda, apabila proses booting berhasil maka komponent card anda tidak mengalami masalah begitu juga sebaliknya. apabila proses booting gagal berarti ada kemungkinan Card yang Anda pasang bermasalah.

14. Processor Baru Tidak Terdeteksi 

Permasalahan ini bisa anda selesaikan dengan mengecek apakah prosesor yang anda pasang sudah tertancap dengan benar, anda bisa mengcek juga posisi jumper pada processor, untuk masalah ini bisa anda periksa di buku manualnya.

15. Mengalami Crash Setelah RAM Baru Terpasang dan Tidak Terdeteksi

Permasalahan ini biasa terjadi setelah Anda memasang RAM Baru kemungkinan permasalahan ini diakibatkan RAM tidak kompatibel dengan perangkat komputer anda, cara mengatasinya cabut ram Anda dan pasang kembali.

Pastikan slot pada perangkat komputer anda sesuai dengan jenis RAM, contohnya : SD RAM memiliki slot yang hampir sama dengan RD RAM tetapi RD RAM, tidak bisa terdeteksi meskipun bisa dipasang pada slot jenis SD RAM.

Untuk mengatasi permasalahan ini anda bisa melakukan langkah sebagai berikut :
·         Pertama anda klik Klik kanan icon My computer,
·         kemudian anda pilih Propertis,
·         selanjutnya anda pilih tab Performance dan klik VIRTUAL MEMORY
·         dari sini anda dapat memilih item let me specify my own virtual memory setting (artinya anda pilih HD yang akan digunakan sebagai virtual memory)
·         Kemudian klik OK


Permasalahan kerusakan Monitor memang sering kita jumpai pada perangkat komputer kita, dan Cara mengatasi kerusakan pada monitor yang tidak mau hidup adalah sebagai berikut :
·         Anda pastikan semua kabel yang tertancap pada power ataupun konektor yang tersambung dengan monitor sudah ok,
·         kemudian anda pastikan juga pin port VGA dapat masuk dengan sempuran serta kondisi pin tidak ada yang bengkok,satu dari pin VGA tidak masuk bisa dipastikan Monitor anda tidak dapat menyala, selain itu anda dapat memastikan juga VGA Card anda ok

20. Tampilan Monitor Gelap Saat Loading Windows

Permasalahan seperti ini biasanya disebabkan oleh setup driver untuk monitor tidak tepat bisa settingan frekuensinya yang terlalu tinggi, untuk mengatasi permasalahan ini anda bisa masuk terlebih dahulu ke dalam kondisi safe mode dengan menekan tombol F8, kemudian anda install ulang driver VGAnya.

21. Tampilan Komputer Tiba-Tiba Menjadi Rusak Dan Komputer kemudian Hang 

Biasanya permasalahan ini terjadi dikarenakan suhu VGA Card terlalu panas, anda bisa menambahkan Kipas pendingin untuk mengatasi hal tersebut.

22. Ukuran Tampilan monitor Tidak Sesuai

Cara mengatasi permasalahan ini adalah anda bisa masuk ke menu display Propertis, klik kanan pada semabrang tempat di dekstop kemudian pilih Propertis, setelah itu anda tekan tab setting dan atur ukuran tampilan sesuai keinginan Anda (pada screean area).

23. Saat Digunakan Monitor Berkedip

Untuk masalah ini anda dapat masuk ke display propertis (klik kanan sembarang tempat pilih propertis), kemudian anda dapat Tekan tab setting kemudian klik advance,setelah itu Anda dapat mengklik adapter, pada bagian ini ditampilkan refresh raet yang diinginkan.

24. Tidak Terdeteksinya Sound Card Baru pada Komputer

Biasanya permasalahan ini disebabkan oleh terjadinya  Crash Soundcard dengan sound Card yang lama, anda bisa mengecek pada manual booknya, apakah untuk memasang Soundcard baru harus mematikan soundcard on boardnya atau tidak, jika hendak menginstall ulang soundcard yang baru, untuk mematikan Souncard On Board biasanya bisa dimatikan dengan menset jumper atau bios.